Jakarta — Penerbit Bumi Aksara bersama Perpustakaan Kementerian Agama RI sukses menyelenggarakan kegiatan bedah buku “Belajar Ngajar dengan Cinta” pada Selasa (19/5/2026) di Perpustakaan Kementerian Agama RI, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini menghadirkan Kevin Kautsar sebagai narasumber utama sekaligus penulis buku Belajar Ngajar: Seni Public Speaking untuk Guru. Antusiasme peserta terlihat tinggi dengan kehadiran peserta dari kalangan guru, widyaiswara, penyuluh agama, hingga perwakilan kementerian dan lembaga lain baik secara langsung maupun daring melalui Zoom Meeting.
Wakil Direktur PT Bumi Aksara Group, Muhammad Ghazzian Afif, menyampaikan apresiasi kepada Perpustakaan Kementerian Agama RI atas kolaborasi yang terjalin dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan bedah buku menjadi langkah positif dalam memperkuat budaya literasi sekaligus memperluas ekosistem perbukuan di Indonesia. Ghazzian juga menjelaskan bahwa buku karya Kevin Kautsar dipilih untuk diterbitkan karena menghadirkan pendekatan yang relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini, khususnya dalam kemampuan komunikasi dan penyampaian materi pembelajaran.
“Di media sosial perhatian kita terbatas dan dipengaruhi algoritma, tetapi melalui buku pembaca dapat mempelajari materi secara lebih fokus dan mendalam,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa buku tersebut dikemas secara interaktif melalui visual kreatif, studi kasus, hingga QR code yang terhubung dengan video eksklusif dari Kevin Kautsar.
Dalam sesi bedah buku, Kevin Kautsar menekankan bahwa kemampuan mengajar tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi, tetapi juga kemampuan komunikasi yang efektif. Menurutnya, masih banyak calon guru yang belum mendapatkan pembelajaran praktik komunikasi dan teknik mengajar secara optimal selama masa pendidikan. Melalui buku ini, Kevin ingin mendorong para pendidik untuk menyadari bahwa public speaking merupakan salah satu kompetensi utama seorang guru dalam membangun pembelajaran yang lebih bermakna.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum, Perpustakaan, dan BMN Kementerian Agama RI, Rizky Riyadu Taufiq, menilai buku Belajar Ngajar: Seni Public Speaking untuk Guru menjadi referensi yang relevan bagi guru, penyuluh agama, ustaz, maupun orang tua dalam memahami pendekatan komunikasi modern di dunia pendidikan. Ia juga menegaskan bahwa Perpustakaan Kementerian Agama RI terbuka untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan budaya literasi melalui beragam program edukatif.
Kegiatan ini turut mendapat respons positif dari para peserta. Selain memperoleh wawasan terkait teknik komunikasi dalam pembelajaran, peserta juga mengikuti sesi coaching interaktif bersama Kevin Kautsar. Melalui kolaborasi ini, Bumi Aksara berharap kegiatan literasi dan pengembangan kompetensi pendidik dapat terus berkembang serta memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan Indonesia.

